Kategori
WordPress Tutorial

3 Cara Mudah Menonaktifkan Gutenberg WordPress

Gutenberg adalah editor baru yang menjanjikan untuk WordPress, tetapi jika Anda belum siap, Anda dapat menonaktifkannya dengan mudah.

Gutenberg merupakan editor terbaru dari WordPress sebagai pengganti dari editor WYSIWYG atau editor klasik yang sudah digunakan WordPress selama bertahun-tahun.

Gutenberg mengusung konsep page builder untuk memudahkan kita dalam membuat berbagai macam variasi tata letak komponen artikel yang kita inginkan.

Misalnya, di editor klasik, Anda memerlukan plugin tambahan atau shortcode untuk membuat tata letak dua kolom di pos Anda.

Tetapi dengan Gutenberg, ini sangat mudah, hanya dengan beberapa klik Anda dapat membuat tata letak dua kolom. Dan bagian terbaiknya adalah, Anda dapat melakukan drag-n-drop bagian (juga dikenal sebagai block) ke editor.

Namun, jika Anda belum siap, Anda mungkin akan kesulitan beradaptasi dengan Gutenberg.

Pro & Kontra Gutenberg

3 Cara Mudah Menonaktifkan Gutenberg WordPress

Pengembangan Gutenberg sudah dimulai sejak sekitar tahun 2017, namun baru dirilis secara resmi pada versi WordPress 5.0 pada bulan Desember 2018. Dari semenjak awal pengembangannya, Gutenberg banyak ditentang oleh komunitas pengembang maupun pengguna.

Menurut pengguna, editor Gutenberg ini kurang user friendly sedangkan menurut pengembang, tidak mudah untuk mengintegrasikan gutenberg dengan theme maupun plugin kustom karya mereka.

Apakah Anda salah satunya? Tenang, cara menonaktifkan Gutenberg sangatlah mudah, silahkan ikuti panduan di bawah ini.

Cara Menonaktifkan Gutenberg

Ada 3 cara untuk menonaktifkan Gutenberg WordPress, 2 cara menggunakan plugin sedangkan 1 cara lainnya dengan cara manual, yaitu dengan menambahkan 1 baris kode pada file functions.php tema yang Anda gunakan.

Perlu Anda ketahui bahwa cara ini hanyalah untuk sementara, dikarenakan kemungkinan besar suatu hari nanti WordPress akan benar-benar menghapus editor klasik dan digantikan Gutenberg sepenuhnya.

Bahkan tahun 2018 yang lalu, sudah diumumkan bahwa dukungan untuk editor klasik hanya sampai Desember 2021 saja!

Jadi saya sarankan, Anda mulai membiasakan diri menggunakan Gutenberg mulai dari sekarang. Tapi apabila Anda masih belum siap, silahkan gunakan salah satu dari 3 cara di bawah ini untuk menonaktifkan Gutenberg.

1. Instal Plugin Classic Editor

Classic editor plugin

Plugin ini adalah plugin yang dibuat oleh tim dari WordPress sendiri untuk mengembalikan editor ke semula atau editor klasik. Kalau Anda melihat halaman resmi plugin ini, tertulis bahwa sudah digunakan dilebih dari 5 juta website pengguna!

Ini menandakan bahwa masih sangat banyak pengguna WordPress yang masih belum siap menggunakan Gutenberg.

Untuk menginstal plugin ini sangatlah mudah, saya asumsikan Anda pernah menginstal plugin WordPress. Pada Plugins > Add New, Anda ketikan pada kolom pencarian Classic Editor, kemudian tekan tombol Install Now dan Activate.

Plugin ini memiliki pengaturan yang memungkinkan Anda untuk dengan cepat mengganti dari editor klasik maupun Gutenberg begitupun sebaliknya. Silahkan Anda masuk ke Settings > Writing, lihat pengaturan seperti gambah di bawah, Anda bisa memilih editor mana yang menjadi editor default dan apakah pengguna website Anda bisa melakukan perubahan editor mana yg akan digunakan.

Classic editor setting

Plugin ini sangat cocok untuk Anda yang masih belum siap menggunakan Gutenberg namun juga ingin mulai beradaptasi dengan editor baru ini.

2. Instal Plugin Disable Gutenberg

Plugin yang satu ini merupakan plugin yang dibuat oleh seorang pengembang independent bernama Jeff Star. Disable Gutenberg, saat ini sudah digunakan dilebih dari 600 ribu website pengguna.

Plugin ini solusi yang paling mudah daripada plugin Classic Editor yang sudah saya jelaskan di atas. Karena, Anda hanya perlu menginstal plugin ini tanpa perlu melakukan pengaturan apapun, Gutenberg akan langsung tergantikan oleh editor klasik.

Untuk menginstal plugin ini, pada Plugins > Add New, Anda ketikan pada kolom pencarian Disable Gutenberg, kemudian tekan tombol Install Now dan Activate. Dan Gutenberg akan otomatis tergantikan dengan editor klasik.

3. Cara Menonaktifkan Gutenberg Menggunakan Kode

Cara terakhir ini khusus untuk Anda yang tidak menginginkan menambah plugin baru untuk website Anda, dengan cara menambahkan 1 baris kode saja pada file functions.php tema yang Anda gunakan. Namun, supaya lebih aman, saya sarankan Anda untuk menggunakan child theme.

Silahkan anda masukan kode di bawah ini.

add_filter('use_block_editor_for_post', '__return_false', 10);

Kesimpulan

Menurut saya pribadi, editor Gutenberg ini merupakan editor yang sangat nyaman untuk menulis. Tidak ada gangguan di kiri maupun kanan, hanya fokus pada editor saja. Selain itu, beberapa fitur block juga sangat membantu saya dalam membuat artikel yang lebih menarik, seperti galleri, kolom, dan lainnya.

Tidak lupa juga saya ingatkan Anda untuk menggunakan tema yang sudah mendukung Gutenberg, agar fitur-fitur Gutenberg bisa digunakan dengan baik. Anda bisa membaca deskripsi dari tema tersebut sebelum Anda mengunduh atau membelinya.

Dan saya ingatkan kembali, cara menonaktifkan Gutenberg di atas ini kemungkin hanya berlaku sementara saja, dikarenakan, ada kemungkinan editor lama akan benar-benar dihapus oleh WordPress satu hari nanti dan hanya Gutenberglah pilihan Anda satu-satunya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *